Anak Usia Dini Dikenalkan Rambu Lalu Lintas oleh ASTRA

Pendidikan berlalu lintas sejak dini bagi anak dan remaja dinilai sangat penting. Anak khususnya mulai dikenalkan dengan berbagai macam peraturan dan rambu-rambu yang ada di jalan raya. Tak hanya rambu, perilaku menjadi kata kunci dalam memangkas tingkat fatalitas kecelakaan lalu lintas jalan. Disebutkannya, sekitar 30 persen pemicu kecelakaan adalah perilaku tertib. Faktor itu, merupakan kedua terbesar setelah berkendara dalam kondisi lengah. Indonesia kehilangan 70-an jiwa setiap hari akibat kecelakaan lalu lintas jalan.

Astra Motor Perkenalkan Rambu Lalu Lintas kepada Usia Dini
Astra Motor Perkenalkan Rambu Lalu Lintas kepada Usia Dini

Penanaman kesadaran safety riding sejak usia dini atau anak-anak diyakini menjadi gerbang lahirnya situasi jalan raya yang aman. Pada Selasa tepatnya tanggal 02 April 2019, Tim Safety Riding Astra Motor bersama Satlantas Pontianak Kota menggelar edukasi safety riding usia dini melalui pengenalan rambu lalu lintas usia dini yang berlokasi TK Idhata Pontianak yang diikuti sebanyak puluhan siswa/i dengan materi pengenalan rambu-rambu lalulintas dan jalur selamat sekolah. Dalam edukasi tersebut, kita menanamkan pengetahuan tentang cara aman berkendara dan tertib di jalan raya melalui pengenalan rambu-rambu lalulintas.

Edukasi yang dilakukan bagi anak-anak usia dini lebih banyak kepada pengenalan aturan-aturan di jalan raya serta yang tidak kalah pentingnya adalah etika-etika tidak tertulis saat berkendara di jalan raya. Anak-anak mulai kecil sudah menjadi bagian dari pengguna jalan apakah dibonceng orang tuanya, bersepeda berangkat sekolah atau bahkan saat berjalan kaki dari rumah ke sekolah. Sebagai pengguna jalan anak-anak harus mengerti aturan-aturan di jalan raya, serta bahayanya bila aturan ini tidak ditaati.

Astra Motor Perkenalkan Rambu Lalu Lintas kepada Usia Dini
Astra Motor Perkenalkan Rambu Lalu Lintas kepada Usia Dini

“Mengenalkan safety riding sejak dini pada anak usia sekolah lebih tepat sasaran. Pasalnya, melalui penanaman kesadaran sejak dini inilah akan lahir bibit yang dapat menciptakan kondisi jalan raya yang lebih aman bagi semua, karena anak-anak kita ini yang menjadi duta-duta safety riding yang dimulai dari keluarganya ” papar Instruktur Safety Riding, Dony Adrian.

Selain edukasi keselamatan berlalu lintas yang disampaikan, Honda memberikan paket Service Motor Gratis kepada Guru dan Orang Tua siswa yang menggunakan sepeda motor Honda dan yang hadir guna memberikan pelayanan terbaik kepada konsumen setia Honda Ujar Dony.

Astra Motor Perkenalkan Rambu Lalu Lintas kepada Usia Dini
Astra Motor Perkenalkan Rambu Lalu Lintas kepada Usia Dini

Hanya sikap peduli dan tindakan nyata safety riding atau taat pada peraturan lalulintas maka dapat menciptakan kondisi jalan raya yang aman sekaligus tertib dapat terwujud “ Ujar Bu Nur selaku Kepala Sekolah.

Kegiatan edukasi secara terus menerus untuk semua lapisan masyarakat menjadi satu langkah nyata menyadarkan masyarakat tentang pentingnya menciptakan jalan raya yang aman untuk semua. Dengan kepedulian Honda ini, maka pemahaman safety riding menjadi ‘harga mati’ untuk dimiliki semua pengguna jalan raya khususnya sepeda motor. Jadilah pelopor keselamatan berlalulintas dan budayakan keselamatan sebagai kebutuhan.

Astra Motor Perkenalkan Rambu Lalu Lintas kepada Usia Dini
Astra Motor Perkenalkan Rambu Lalu Lintas kepada Usia Dini

Pendidikan keamanan di jalan raya (Road Safety Education) memainkan peran penting dalam membentuk sikap dan perilaku anak dan orang muda atau remaja serta mendorong mereka untuk menjadi pengguna jalan yang bertanggung jawab,

Ada banyak penelitian yang menunjukkan bahwa anak yang belajar tentang keamanan lalu-lintas (road safety) sejak usia dini akan membentuk perilaku aman di jalan raya saat mereka bertumbuh, karena itu, menjadi sangat penting untuk membentuk pemahaman anak tentang keamanan lalu lintas untuk membantu mereka menjadi pelaku jalan yang bertanggung jawab dan mencegah mereka menjadi korban

Indonesia masih mencatat keterlibatan anak-anak dalam kecelakaan lalu lintas jalan, baik sebagai korban maupun sebagai pelaku. Data Korlantas Mabes Polri menyebutkan, sepanjang 2010-2015, setidaknya 176 ribu anak-anak di bawah umur menjadi korban kecelakaan di jalan. Artinya, setiap hari terdapat 85 anak-anak di bawah 15 tahun yang menjadi korban kecelakaan. Melalui seminar pendidikan seperti ini diharapkan terjadi sinergi. Semua pihak bersama-sama dengan pakar pendidikan dan dukungan media, dapat membantu kepolisian menyuarakan tentang save our kids.

 

 

 

Post Author: Dony Prayudi

Tukang jalan dan tukang makan yang selalu menuliskan ide besar di blognya dan mengabadikan gambar lewat mata kamera

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *