Astra Motor Kalimantan Barat Mengajak Komunitas Taekwondo #Cari_Aman

Pada hari Senin kemarin tepatnya 28 September 2020 Astra Motor Kalimantan Barat melakukan edukasi safety riding dengan tema #Cari_Aman Agar Aman Di Jalan dengan target peserta Komunitas Taekwondo Indosat Super Charm Pontianak dan masyarakat umum di Pontianak. Edukasi yang berjalan secara webinar melalui aplikasi google meet ini, dalam edukasinya honda kalbar bersama Pengguna Motor di Pontianak menciptakan suasana edukasi menjadi aktif dan tidak membosankan dengan banyaknya pertanyaan dari peserta dan kuis menarik.

Astra Motor Kalimantan Barat Mengajak Komunitas Taekwondo Pontianak #Cari_Aman Agar Aman di Jalan
Astra Motor Kalimantan Barat Mengajak Komunitas Taekwondo Pontianak #Cari_Aman Agar Aman di Jalan


Astra Motor Kalimantan Barat melakukan edukasi safety riding dengan #Cari_Aman Agar Aman melalui webinar terhadap peserta di Pontianak, dalam edukasi Astra Motor Kalimantan Barat memberikan tips bagaimana menjaga keselamatan dan kenyamanan dengan prespektif baru yaitu #Cari_Aman. Hashtag #Cari_Aman sendiri merupakan tagline keselamatan ala Honda yang dimana memberikan arti peduli akan keselamatan berkendara dan harus menjadi gaya hidup.
Mengutamakan kesehatan saat melakukan edukasi safety riding saat ini, Honda Kalbar tak hilang akal untuk bisa melakukan edukasi secara tepat sasaran terhadap pengendara motor yang berada di Kalimantan Barat. Dengan memberikan edukasi yang menarik para perserta berkonsentrasi dengan harapan mampu memahami ilmu dari keselamatan berkendara.


Dengan menggunakan aplikasi meeting online honda kalbar dapat melakukan edukasi dengan baik terhadap pesertanya, dengan memberikan hadiah pulsa terhadap peserta yang aktif dalam edukasi memberikan daya tarik sendiri pada peserta yang ikut edukasi untuk tetap aktif bertanya, menjawab dan memperatikan edukasi.

Febri Andrian yang merupakan Instruktur Safety Riding Kalimantan Barat mengungkapkan dalam penggunaan motor wajiblah #Cari_Aman ketika berada dijalan untuk menghindari dan mengantasipasi bahaya. “pengguna sepeda motor di Kalimantan Barat wajiblah harus #Cari_Aman saat berada di jalan untuk menghindari dan mengantasipasi bahaya yang akan terjadi di jalan, dengan mempelajari dasar berkendara, melakukan mengecekan kendaraan, hingga belajar dalam memprediksi bahaya ketika berada di jalan.” tutur Febri.

Safety Riding untuk Cegah Kecelakaan Lalu Lintas

  1. Cek Kondisi Kendaraan
    Selain memperpanjang usia kendaraan, pengecekan kondisi mobil atau motor secara rutin meminimalkan risiko kecelakaan lalu lintas. Pasalnya, beberapa kasus kecelakaan lalu lintas disebabkan oleh rem blong, tekanan ban tidak tepat, dan kerusakan kendaraan yang tidak disadari pengendara. Dengan pengecekan rutin, kamu menyadari dan mendeteksi adanya kerusakan pada kendaraan, sehingga dilakukan upaya perbaikan sebelum kerusakan semakin parah dan menimbulkan korban.
  2. Patuhi Rambu Lalu Lintas
    Rambu lalu lintas yang terpasang di jalan raya bukan sekadar pajangan, melainkan berfungsi melindungi pengguna dari bahaya kecelakaan. Maka itu, patuhi rambu lalu lintas demi keamanan dan keselamatan bersama.
  3. Jaga Kecepatan Berkendara
    Batas kecepatan berkendara diatur oleh UU No. 22 tahun 2009. Di dalamnya terdapat batas kecepatan menurut kawasan pemukiman (30 kilometer per jam), perkotaan (50 kilometer per jam), jalan antarkota (80 kilometer per jam), dan bebas hambatan (100 kilometer per jam). Dalam kondisi arus bebas, kecepatan paling rendah yang ditetapkan adalah 60 kilometer per jam. Pastikan selalu menggunakan lampu sein saat mengambil jalur lain atau belok, dan melihat spion saat berkendara untuk mencegah tabrakan dengan kendaraan lain.
  4. Gunakan Sabuk Pengaman dan Helm
    Sabuk pengaman wajib digunakan saat mengendarai mobil, sedangkan helm wajib digunakan saat mengendarai motor. Aturan ini bukan formalitas, tapi ditetapkan untuk melindungi pengendara dari risiko kecelakaan lalu lintas. Jangan gunakan sabuk pengaman atau helm saat ada polisi, tapi gunakan untuk keselamatan diri sendiri.
  5. Jaga Jarak Aman
    Belum ada peraturan yang mengatur jarak aman saat berkendara. Namun, Polri punya rumus menentukan jarak aman yang dihitung dari kecepatan mobil di belakang mobil lain. Rumus ini dituangkan dalam buku saku yang diberikan gratis untuk umum berjudul “Panduan Praktis Berlalu Lintas”. Pengaturan jarak aman dianjurkan saat hujan, permukaan licin, jalan mendaki atau menurun (tanjakan), serta mengemudi kendaraan berat atau sedang menarik gandengan.

Post Author: Dony Prayudi

Tukang jalan dan tukang makan yang selalu menuliskan ide besar di blognya dan mengabadikan gambar lewat mata kamera

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *