Astra Motor kampanyekan #Cari_aman Bagi Generasi Milenial.

Main Dealer Honda selalu Gencar dengan kampanye #Cari_Aman yang selalu digalakkan dikalangan Milenial. Lalu apa sebenarnya program ini? Safety Riding adalah tata cara berkendara yang aman dan nyaman juga baik bagi pengendara itu sendiri maupun terhadap pengendara lain. Karena kecelakaan tidak dapat dicegah, hanya bisa diminimalisir dan safety ridding juga berfungsi untuk meminimalisir cidera pada saat terjadi kecelakaan.

Astra Motor kampanyekan #Cari_aman di Madrasah Tsanawiyah
Astra Motor kampanyekan #Cari_aman di Madrasah Tsanawiyah

Edukasi safety riding yang dilakukan Main Dealer sepeda motor Honda wilayah Kalimantan Barat, Astra Motor gencar melakukan kampanye #Cari_aman kepada generasi Millennial khususnya pelajar sekolah menengah.

Tujuannya agar pemahaman berkendara aman dapat dipahami seluruh masyarakat ketika berlalu lintas di jalan raya. Tidak hanya untuk diri sendiri, pemahaman ini mampu menciptakan kondisi aman dan tertib bagi seluruh pengguna jalan raya.

Ratusan Siswai SMK Immanuel Ikuti Kampanye #Cari_aman Astra Motor
Ratusan Siswai SMK Immanuel Ikuti Kampanye #Cari_aman Astra Motor

POINT-POINT DALAM SAFETY RIDDING

Kelengkapan kendaraan bermotor standar.

Kaca spion wajib ada 2 buah di kiri dan kanan.

Lampu depan, lampu rem, lampu sen kiri dan kanan juga klakson yang berfungsi.

Surat-surat dalam berkendara seperti STNK dan SIM selalu siap / tidak expired.

Plat Nomor depan belakang berlogo Ditlantas Polri.

Memakai perlengkapan Safety Riding yang relatif paling aman apabila tanpa disengaja terjebak dalam situasi terburuk / kecelakaan, seperti :

  1. Helm full face atau half face. Hindari helm cetok.
  2. Sarung tangan dan Penutup hidung (masker).
  3. Jaket atau rompi pelindung dada.
  4. Sepatu tertutup. Menutup tumit. Bukan sepatu sandal, apalagi sandal jepit.
  5. Knee protector (pelindung lutut), elbow protector (pelindung lengan/siku).

Mematuhi peraturan lalu lintas. Paham rambu-rambu lalu lintas.

Hindari berkendara agresif. Sabar dan sopan dalam berkendara. Timbulkan simpaty/kekaguman pemakai jalan lain terhadap prilaku berkendara kita. Tidak gampang terprovokasi dengan pemakai jalan lain, tidak arogan.

Mengerti posisi sesama pengendara/pemakai jalan bahwa jalan raya digunakan untuk bersama. Jadi sebisa mungkin menghindari prilaku2 seperti meng-klakson berlebihan.

Astra Motor Edukasi Safety Riding IKIP PGRI Pontianak
Astra Motor Edukasi Safety Riding IKIP PGRI Pontianak

TATA CARA KONVOI PADA SAAT TOURING

mungkin para biker semua sudah pada tahu tentang cara konvoi yang baik dan benar,agar tidak terjadi hal – hal yang merugikan orang lain dan diri kita sendiri….

dibagi dalam beberapa klotur dengan maksimum peserta 40 motor per klotur

tidak membentuk garis lurus dengan motor didepannya

posisikan motor lebih ke kanan atau ke kiri terhadap motor didepan untuk memberikan jarak menghindar bila terjadi pengereman mendadak

atur jarak aman sesuai kecepatan

pastikan kecepatan tidak melebihi 80 kpj

tidak melanggar lampu merah

teruskan pesan hand code (kode tangan) dan foot code (kode kaki) kepada peserta dibelakang

nyalakan lampu penerang jalan (lampu dekat)

hidupkan lampu hazard (opsional)

tidak membunyikan klakson terhadap hal yang tidak perlu atau sudah diwakili oleh RC

tidak saling mendahului

pendengaran tetap dominan terhadap kondisi sekitar

usahakan selalu dan tetap tenang

tidak meninggalkan peserta yang mengalami masalah (troble) dijalan

PERSIAPAN SEBELUM BERKENDARA

Cek dan jaga selalu kondisi sepeda motor anda, karena anda yang paling mengetahui kondisi layak dan tidaknya motor anda.

  1. Instrument lampu, periksa apakah lampu sein, lampu rem, klakson dan lampu depan semua menyala dengan baik.
  2. Rem, periksa apakah rem depan dan belakang berfungsi dengan baik, khususnya rem depan karena lebih efektif dalam pengereman. Periksa juga tinggi permukaan minyak rem cukup, jarak main tuas rem.
  3. Roda, periksa ban dari pemakaian dan keretakan (kedalaman alur ban harus lebih dari 0.8 mm), tekanan ban dan velk (speleng) atau jari-jari.
  4. Bahan bakar. Periksa apakah cukup untuk mencapai jarak tujuan, kebocoran disekitar karburator dan pastikan tutup tangki terpasang kembali dengan benar.
  5. Oli, apakah sesuai dengan standard (tinggi permukaan oli mesin), apakah terjadi kebocoran.
  6. Rantai Roda, apakah tegangan sesuai dengan standard, telah di lumasi.
  7. Mesin, apakah ada kebocoran oli mesin, kekencangan kabel busi atau tutup busi.
  8. Kopling, apakah jarak main handle kopling telah sesuai dengan standar, dapat ditekan dengan halus dan mempersiapkan cadangan untuk trouble di jalan.
  9. Battery/ Aki, periksa apakah cairan aki berada pada level standar, periksa terminal aki dari karat dan kekendoran.

LAKUKAN PEMANASAN ATAU PEREGANGAN

Sangat dianjurkan melakukan pemanasan atau peregangan sebelum melakukan perjalanan.

POSISI BERKENDARA

  1. Pandangan, melihat jauh kedepan (ke arah yang hendak dituju) agar jarak pandang untuk mendapatkan informasi sekitar menjadi luas.
  2. Pundak, santai atau rileks.
  3. Tangan, memegang bagian tengah dari gas tangan dimana anda dapat dengan mudah untuk mengoperasikan handle atau saklar.
  4. Sikut, dengan sedikit menekuk tangan dan santai.
  5. Pinggul, duduk pada posisi dimana anda dapat denagn mudah mengoperasikan stang kemudi dan rem.
  6. Kaki, letakan bagian tengah telapak kaki anda pada sandaran kaki, jari kaki menghadap kedepan, jempol kaki secara ringan berada diatas pedal rem dan pedal gigi.
  7. Lutut, secara ringan menekan tangki bahan baker diantara paha anda.

PENGEREMAN

Biasakanlah melakukan pengereman dengan menggunakan rem depan dan belakang  secara bersamaan, dengan penekanan 75 % rem depan dan 25% rem belakang. Pada saat menekan tuas rem depan gunakan 3 atau 4 jari anda, dan posisi tuas kopling tidak tertekan. Latihlah teknik pengereman ini sehingga ketika mengerem mendadak tidak akan terjadi penguncian putaran ban atau selip.

 

Post Author: Dony Prayudi

Tukang jalan dan tukang makan yang selalu menuliskan ide besar di blognya dan mengabadikan gambar lewat mata kamera

12 thoughts on “Astra Motor kampanyekan #Cari_aman Bagi Generasi Milenial.

    Fandhy Achmad Romadhon

    (March 22, 2019 - 9:52 pm)

    Salah satu hal yang terpenting dari penggunaan sepeda motor, adalah pentingnya melakukan pemanasan mesin motor sebelum digunakan.

    Kenapa? Karena selain berfungsi sebagai memanaskan mesin, juga untuk menyebarkan minyak pelumas agar tersebar merata ke seluruh bagian mesin, hal ini dilakukan selain untuk optimalisasi mesin, juga untuk optimalisasi pembakaran, jadinya lebih irit penggunaan bahan bakar, dan lebih efisien..

    Ya seperti tubuh, ketika akan olahraga, hal pertama yang dilakukan adalah pemanasan, jika tidak pemanasan sebelum olahraga, resiko cedera tentu berpotensi besar terjadi, ya begitu pula pada penggunaan sepeda motor..

    Dian Ravi

    (March 23, 2019 - 2:19 am)

    Aku jadi teringat hari itu, Kak.
    Aku suka banget sama program #CariAman ini. Mendukung 100%. Suka sedih banget lihat banyaknya orang yang masih enggak peduli dengan keselamatan dirinya sendiri juga orang lain. Apalagi aku merasakan keluarga aku beberapa kali mengalami kecelakaan lalu lintas hanya karena pengemudi di bawah umur. Sedih. Miris.

    Ruli retno

    (March 23, 2019 - 2:19 am)

    Penting banget nih kampanye buat anak usia smp sma, usia2 baru belajar naik motor

    Ulya

    (March 23, 2019 - 2:25 am)

    Safety riding di tempatku masih minim banget. Kadang ngeri sendiri lihat orang-orang dengan santuynya berkendara tanpa pelindung. 🙁

    Oh ya, kalo beauty riding gimana? Bisa dong diulas. Heheh

    Jiah

    (March 23, 2019 - 2:49 am)

    Bagus nih Edukasi safety riding gini apalagi banyak anak2 yang udah naik motor sebelum 17 tahun. Aku sendiri blm pakai paket lengkap naik motor. Lumayan sering sandalan jepit, hehehehe

    retno

    (March 23, 2019 - 10:22 am)

    Trayekku naik motor cuma dari rumah ke sekolahnya anak anak, jaraknya tidak lebih dari 2 km. Walaupun lewat sawah sawah, aku tetap pakai helm… tapi pakai sandal jepit wkwkwk

    lendyagasshi

    (March 23, 2019 - 11:02 am)

    Touring kalau siang siiih…aku rasa masih sangat aman.
    Tapi kalau sudah mulai gelap, aku mulai takut.
    Apa mungkin, ini asiknya touring yaa… hihii…belum pernah soalnya.

    Peri Hardiansyah

    (March 23, 2019 - 1:56 pm)

    Pas banget targetnya, anak-anak muda memang banyak yang mencetak angka pelanggaran maupun safety pas berkendara. Selagi bisa diperbaiki saat muda ya kenapa tidak kan? 😀

    Rani Yulianty

    (March 23, 2019 - 2:26 pm)

    Safety riding penting banget karena banyak pengendara motor yang mengabaikan, jujur saya pun kadang nggak pakai sepatu tertutup, kalau buru-buru pakai sepatu sendal, dan nggak pernah pakai pelindung lutut, padahal penting ya, suka ngeri sama remaja yang kebut-kebutan nggak pakai helm

    Rani Yulianty

    (March 23, 2019 - 2:27 pm)

    Safety riding penting banget karena banyak pengendara motor yang mengabaikan, jujur saya pun kadang nggak pakai sepatu tertutup, suka ngeri sama remaja yang kebut-kebutan nggak pakai helm

    Achmad Humaidy

    (March 23, 2019 - 3:48 pm)

    Terima kasih atas tips berkendara aman ini Mas. Sebagai bagian dari Milenial, aku turut teredukasi membaca tulisan ini*

    […] tema #Cari_aman Demi Kecerdasan Bangsa, kegiatan ini juga diharapkan mampu menjadikan generasi milleniel sebagai […]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *