DOES University, Dari Erix Soekamti Untuk Negeri

Sekolah minat dan bakat? Gratis? luar biasa. Saya menulis tentang Social Entrepreneurial activities dari seorang Erix Soekamti. Pemikiran maju dari seorang pemusik yang ingin generasi muda berdaya. Memacu aktifitas berbasis komunitas dari lingkungan sekitar agar mandiri dan berdaya. Dari pemikiran ini, maka hadirlah DOES University. Inilah yang membuat saya terpekur selama satu jam di talkshow #AyoMajuBersama nya Home Credit kali ini. Sederhana namun sangat menginspirasi

DOES University, Dari Erix Soekamti Untuk Negeri
DOES University, Dari Erix Soekamti Untuk Negeri

DOES University, Kontribusi Erix Untuk Negeri
Kontribusi Erix Soekamti sebagai pemusik sungguh luar biasa. berawal dari pemikiran sederhana lalu menghasilkan program yang memberikan pengaruh besar. Apalagi jurusan DOES University bukan main main. Mulai dari animasi, modelling, programer. Saat ini pendidikan alternatif pun cukup penting untuk mewadahi bakat anak-anak bangsa sebagai soft skill untuk bisa digunakan untuk hidup. Bisa ya terpikir seperti ini Mas Erix Soekamti. Saya salut banget, angkat topi deh! Perbincangan live instagram di HomeCredit ini beneran memberikan pencerahan banget sih.

Jadi, DOES University hanya fokus pada pelatihan minta dan bakat dari murid. Dalam pelaksanaannya, proses belajar mengajar di sini menggunakan sistem karantina, jadi nyaris selama 24 jam para peserta ajar harus menghabiskan waktunya di tempat belajar, kecuali saat hari libur atau akhir pekan. Dengan seperti ini diharapkan proses transfer ilmu akan berjalan lebih intens dan peserta ajar lebih fokus menerima pelajaran yang disampaikan.

Adaptasi dengan Segala Hal
Teknologi yang super canggih membuat kita terus membangun diri. Seseorang yang dapat bertahan adalah pribadi yang mampu beradaptasi. Mas Erix Soekamti selalu mengajak peserta DOES University untuk berpikir maju kedepan dan berusaha melampaui garis batas. Belajar jangan hanya dibangku sekolah, banyak cara memajukan potensi diri. Wajar kalau manusia akan mengalami kesulitan dan terus berusaha, hidup iti proses. Jangan hanya berpikir pada hasil tapi tak tahu cara untuk menggapainya.

Erix Soekamti sendiri membangun DOES University dari pemikiran untuk beradaptasi dengan pendidikan sekarang ytang masih terasa kurang memberikan life skill untuk bekal hidup. Proses yang berkelanjutan akhirnya membuat DOES University berhasil dilahirkan dan akhirnya mencetak orang orang handal dibidangnya masing masing.

Passion Adalah Kata Kunci
Gelora semangat adalah sumber kekuatan dari setiap gerak Erix dalam gerakan ini Kalau semua dikerjakan karena hobi, minat dan bakat maka semua akan terasa mudah dan mengalir. Kita harus paham, apa saja kemampuan yang dimiliki dan bagaimana cara yang tepat untuk eksplorasi diri. Jangan pernah lelah untuk tahu keunggulan yang mungkin saja terpendam. Maksimalkan diri dan terus kejar sampai puncak.

Kreatifitas akan sering muncul ketika kita sedang terhimpit oleh keadaan. kreatifitas sering muncul ketika kita sedang terhimpit. Memaksa kita untuk berpikir tentang apa yang akan dan harus kita lakukan. Yang penting coba dulu, siapa tahu inilah kemampuan diri yang sebenarnya terpendam dan baru kehuan sekarang

Mulai dari Diri Sendiri dan Sekitar
Thanks Mas Erix untuk quotenya “kalau kamu ngasih makanan ke orang lapar, besok ia akan lapar lagi tapi jika diberi ilmu, ia bisa mencari makanannya sendiri”. Saya banyak belajar dari pemikiran-pemikiran yang jauh kedepan dan melampaui batas. Memperbaiki Indonesia bisa dilakukan mulai dari sekitar kita dengan hal-hal sederhana.

lakukanlah apa yang kamu cintai dan itu akan membuatmu bertahan. Beneran memberikan perspektif baru nih. Jadi penasaran dengan topik IG Live #AyoMajuBersama nya HomeCredit kali ini. Minggu depan harus hadir lagi nih di IG Live-nya

Post Author: admin

42 thoughts on “DOES University, Dari Erix Soekamti Untuk Negeri

    Susindra

    (October 15, 2020 - 1:08 pm)

    Saya jadi pengen berperan ke masyarakat dengan mengikuti jalan yang ditapaki oleh Mas Erix nih. Keren banget ya. Apalagi output pendidikannya juga pasti bagus sekali

    Inova Melisa

    (October 15, 2020 - 5:40 pm)

    Pemikiran Mas Erix Soekamti maju sekali ya ^^ saya sepenuhnya setuju dengan pandangan beliau kalau kita kasi makan besok lapar lagi, kalau kasi ilmu dia bisa mencari makanannya sendiri..

    Triani Retno

    (October 16, 2020 - 2:23 am)

    Keren banget gerakannya, ya. Semoga makin banyak yang peduli dengan pengembangan minat dan bakat anak-anak.

    Triani Retno

    (October 16, 2020 - 2:24 am)

    Keren banget gebrakan Erix Soekamti ini. Semoga ke depannya makin banyak yang peduli dengan pengembangan minat dan bakat ini.

    Angrumaoshi

    (October 16, 2020 - 3:04 am)

    Keren ya Does University semoga semakin banyak bermunculan lembaga pendidikan seperti ini.

    Li Partic

    (October 16, 2020 - 3:10 am)

    Wah ketemu lagi sama Mas Erix. Beberapa minggu lalu aku juga nonton live ignya ☺️

    Qatrinnadya Elvinaro

    (October 16, 2020 - 3:20 am)

    Sepertinya saya sering denger tentang kiprah bermusik dari Mas Erix Soekamti ini dan kinicia mendirika DOES University wah fix sih ini keren banget. Semoga semakin bisa membantu rakyat Indonesia di bidang pendidikan.

    shyntako

    (October 16, 2020 - 4:22 am)

    salut buat babang erix yang melegenda sejak jaman aku kuliah,,,,udh gak diragukan lagi kapabilitas erix di dunia musik

    Raja Lubis

    (October 16, 2020 - 6:27 am)

    “kalau kamu ngasih makanan ke orang lapar, besok ia akan lapar lagi tapi jika diberi ilmu, ia bisa mencari makanannya sendiri”

    Menohok sekali ini. Sukses terus dengan gerakan Does University-nya

    Rudi G. Aswan

    (October 16, 2020 - 11:03 am)

    DOES University ini inspiratif banget, Mas Dony. Saya juga ngelola tempat sinau tapi ya scope-nya kecil banget dan belajar biasa aja. Erix memang keren, bikin sekolah alternatif dengan jurusan yang relevan kan ga mudah, melibatkan banyak peran dan program. Semoga dimudahkan sekolah barunya, biar makin banyak yang mendapat life skill ketimbang ngafalin pelajaran di sekolah selama ini.

    Komi Kendy

    (October 16, 2020 - 9:32 pm)

    Beneran… Sekolah DOES University ini kereeeeennn sekali. Mas Erix Soekamti ini menginspirasi sekali. Mencoba berbuat untuk anak negeri dimulai dari “mulai aja dulu.” Apalagi ini sekolahnya gratis. Sangat membantu, apalagi dimasa pandemi seperti sekarang ini. Banyak orangtua hilang pekerjaan, sulit menyekolahkan anaknya. Pendidikan non formal berbasis bakat tentu bermanfaat jika nantinya ingin mencari pekerjaan sudah punya skill

    3835info

    (October 16, 2020 - 11:54 pm)

    Pengen main ke Does university, apalagi dapat bimbingan langsung dari mas Erix wah pasti semangat membuat karya makin membara. Sukses terus Does university

    unggulcenter

    (October 17, 2020 - 1:13 am)

    DOES itu bacanya kayak das bahasa inggris atau d-o-e-s bahasa indonesia ya. Unik, dan konsepnya juga unik. Smoga menambah khasanah pendidikan di tanah air yaa

      Triani Retno

      (October 18, 2020 - 11:58 pm)

      Dibaca “das”, Kak. Kebetulan kemarin aku juga nonton acaranya. Dan Mas Erix nyebutnya “Das yuniversiti” 🙂

    Rindang Yuliani

    (October 17, 2020 - 5:30 am)

    Seharusnya memang begitu ya. Ketika kita sudah sukses dan berpunya, saatnya kita yang berbuat utk orang banyak. Keren Erix Soekamti programnya. Ternyata bukan hanya seniman dalam bidang musik, tapi ia juga punya perhatian lebih pd pendidikan negeri.

      Raja Lubis

      (October 17, 2020 - 11:51 am)

      Iya salut banget. Insya allah programnya bermanfaat bagi banyak orang, dan menjadi amal bagi yang melaksanakan.

    novaviolita

    (October 17, 2020 - 7:20 am)

    sekarang banyak media untuk belajar, gak cuma dibangku sekolah. hanya saja kita harus yakin dengan passion dan mau pilih belajar dari jalur mana..

    Chairina

    (October 17, 2020 - 7:41 am)

    Keren banget sih DOES University ini. Emang penting menurutku ada tempat khusus untuk melatih skill yang terkadang tidak kita dapatkan di sekolah.

    Eva De

    (October 17, 2020 - 8:10 am)

    “kalau kamu ngasih makanan ke orang lapar, besok ia akan lapar lagi tapi jika diberi ilmu, ia bisa mencari makanannya sendiri”.

    Keren banget quote ini, jadi ingat dulu pernah diskusi sama teman2 tentang ini…

    Lidya

    (October 17, 2020 - 10:16 am)

    Aku baru tau ada DOES University nih, jadi ini sekolah bakat gitu ya. KEren ini idenya mas Erix fokus pada pelatihan tentang bakat dan minat

    Nova

    (October 17, 2020 - 2:00 pm)

    Does university cocok buat yg ..males sekolah atau belajar lama2…ininkayak kursua hiti bukan sih.., jafi lebih fokus ke keahlian..langsung praktek..gak banyak teori..

    nurulrahma

    (October 17, 2020 - 2:24 pm)

    Erix Soekamti emang mantuull, mantab betul!

    Selalu senaaanggg dan inspiride banget manakala Baca kiprah doi di DOES University dan aneka usaha sosial lainnya

    Bisa jadi contoh generasi muda nih ya

    Arda Sitepu

    (October 17, 2020 - 4:29 pm)

    Paling menyenangkan dengan acara ini, apalagi saat Erik Soekamti bercerita bahwa masa pandemi ini memberikan kreativitas yang tiada henti.

    Jihan

    (October 17, 2020 - 4:55 pm)

    Suka banget, mas erix bisa jadi panutan untuk generasi muda Indonesia nih. Sukses dan bermanfaat untuk orang banyak. Life Goals bangettt

    Samleinad

    (October 18, 2020 - 4:37 am)

    Menarik sekali mengikuti kisah Erix Soekamti dengan FOES University yg ia dirikan. Jadi tdk sekedar mengungkapkan rasa protes, tapi ia juga melakukan aksi nyata ya

    Nurul Fitri Fatkhani

    (October 18, 2020 - 6:04 am)

    Betul juga kata Mas Erix kalau semua dikerjakan karena hobi, minat dan bakat maka semua akan terasa mudah dan mengalir.

    Hani

    (October 18, 2020 - 6:22 am)

    Aku baca bolak-balik. Ta’ kira, DOES itu singkatan. Bukan ya? DOES dari bhs Inggris kah, lakukan? Keren lah mas Erix, lulusannya pasti trampil dengan ilmu praktis. Kerennya lagi, mengutamakan difabel.

    Eri Udiyawati

    (October 18, 2020 - 7:33 am)

    Bener banget quote yang disampaikan oleh Erix. Iya, ketika kita memberikan makanan ke orang lapar, ya tentu mereka akan balik lagi dengan kondisi yang sama. Tetapi ketika kita memberikan sebuah ilmu, pasti dia akan mencari cara yang baik, agar dia tidak kelaparan lagi.

    Does University ini memang keren. Kalau deket, aku pasti daftar jadi muridnya.

    Aku setuju sama prinsipnya masnya, emang sebaiknya jangan beri ikan tapi beri kail sehingga kalau suatu saat kelaparan lagi ya bisa cari kailnya sendiri ya mas. Secara gak langsung juga mengajari org lain gak tergantung pd kita tp kita tetep bisa berbuat kebaikan pd org lain.

    Triani Retno

    (October 18, 2020 - 8:57 am)

    Kekuatan passion memang luar biasa ya. Bikin bersemangat dan pantang menyerah. Di sekolah2 biasa, passion sering jadi kalah penting dibandingkan PR dan PR 😀 Keren nih Does University!

    Rizky Ardinsyah

    (October 18, 2020 - 10:31 am)

    itu kenapa sih ya kalau kita ngerjain sesuatu harus sesuai passion ka dodon. Supaya lebih semangat dalam menjalankannya. Very nice sharing anyway. Aku baru tau ttg DOES University ini hehe.

    lendyagasshi

    (October 18, 2020 - 12:56 pm)

    Benar sekali yaa, kak Dony…
    Seseorang harus diberi bekal ilmu agar semakin kreatif dan tidak ketergantungan dengan orang lain.

    Elly Nurul

    (October 18, 2020 - 2:21 pm)

    Seneng banget ya ada yang seperti erix soekamti ini, sudah mau peduli terhadap bangsanya sendiri melalui does university, harapanku semoga semakin banyak orang orang seperti erix soekamti ini.. aamiin

    Sapti nurul hidayati

    (October 18, 2020 - 2:23 pm)

    Keren ya kiprah yang diambil. Mengasah bakat anak muda sehingga lebih optimal, gratis pula. Ini yang bisa belajar di sana usianya setingkat apa ya? Menarik juga ini

    Andiyani

    (October 18, 2020 - 2:43 pm)

    Keren! Semoga Does University mampu mewadahi masyarakat Indonesia untuk mendapatkan pendidikan terkait minat & bakat

    Gemaulani

    (October 18, 2020 - 3:27 pm)

    noted for my self yang ini “Jangan pernah lelah untuk tahu keunggulan yang mungkin saja terpendam. Maksimalkan diri dan terus kejar sampai puncak.” Ini mas Erix Soekamti keren banget deh membangun DOES Universitynya. Pelajaran yang mau diambil pun pilihannya keren-keren . Animasi, programmer, dan lainnya yang dibutuhkan di dunia digital.

    Gina Nelwan

    (October 18, 2020 - 10:25 pm)

    Mantap yaa mas Erix, bikin DOES University buat generasi muda yang mau mengasah potensi dan bakatnya yaa bang

    Fenni Bungsu

    (October 18, 2020 - 10:41 pm)

    Belajarnya intens di lokasi, menurut daku jadi lebih optimal karena para siswa lebih mudah untuk beradaptasi dengan suasana sehingga makin asik belajar sesuai minat dan bakatnya

    Ida Tahmidah

    (October 18, 2020 - 10:59 pm)

    Keren nih aksinya semoga menginspirasi banyak orang hingga banyak yang berbuat serupa. Mencerdaskan anak bangsa sebuah proyek amal jariyah tak ternilai nih…

    Taumy Alif

    (October 19, 2020 - 1:11 am)

    Keren loh Bang Erix ini. Berawal dari pengalaman pribadi yang sulit mencari sekolah bakat akhirnya malah mendirikan Does University.

    Susindra

    (October 19, 2020 - 3:11 am)

    Passion adalah kunci belajar suatu keterampilan. Apalagi seni. Bakat akan sangat membantu memudahkan prosesnya, tapi bukan segalanya. Itu yang saya tahu. Passion dan bakat jika dikawinkan, hasilnya luar biasa. Agaknya DOES University berusaha mewadahi mereka agar membuat perubahan untuk negeri ini.

    Anisa Deasty Malela

    (October 22, 2020 - 10:30 am)

    Pembahasan di setiap event Fun Talk Homecredit selalu menarik untuk di simak, sampai-sampai saya selalu menanti acaranya setiap minggu. Senang bisa kenal lebih dekat dengan sosok Erix Soekamti.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *