Freeport Indonesia, Membangun Negeri Dari Papua

Indonesia sungguh luas, kekayaannya menyebar dari Sabang hingga Merauke, dari Miangas sampai Pulau Rote, berjajar pulau-pulau, sambung menyambung menjadi satu. Semua kekayaan Indonesia berasal sumber daya manusia (SDM) yang terbangun dari berbagai suku, adat serta budaya. Tak lupa kekayaan sumber daya alam (SDA) yang juga melimpah ruah. Tentu saja, semuanya dapat digunakan sebaik mungkin jika dikelola dengan tepat. Pengelolaan hasil alam oleh manusia Indonesia tentulah memberikan kontribusi positif bagi pembangunan bangsa.

Kekayaan Sumber Daya Alam Pertambangan Indonesia

Hasil bumi yang dikelola bermacam ragam dengan jenis yang berbeda. Di Indonesia ada cadangan minyak bumi yang ditambang di banyak daerah. Di pulau Sumatra terdapat tambang di daerah Aceh, Riau, dan Muara Enim. Di pulau Jawa pertambangan minyak bumi dilakukan di Wonokromo (Surabaya), Cepu (Cilacap), dan Majalengka (Jatibarang). Di Kalimantan terdapat tambang minyak bumi di Tarakan, Amuntai dan sungai Mahakam. Begitu juga di kepulauan Maluku dan Papua. Selain di daratan, pertambangan Minyak Bumi juga terdapat di area lepas pantai.

Masih ada Batubara, di Indonesia, kandungan cadangan batu bara terbesar berada di Kalimantan Timur dan Selatan, juga di Sumatra Selatan. Menurut sumber data oleh BP Statistical Review of World Energy, pada tahun 2016 Indonesia merupakan negera penghasil batu baru terbesar ke-5 di dunia. Timah juga banyak terdapat di Indonesia. Cadangan timah terbesar nomor 4 di dunia setelah Cina, Malaysia, dan Peru. Selain mempunya cadangan timah terbesar, Indonesia juga merupakan negara terbesar kedua pengekspor timah. Kepulaun Bangka dan Belitung merupakan daerah penghasil timah terbesar di Indonesia. Sekitar 90 persen timah yang dihasilkan oleh Indonesia berasal dari Kepulaun Bangka dan Belitung.

Freeport Indonesia, Membangun Negeri Dari Papua
Freeport Indonesia, Membangun Negeri Dari Papua

Bijih besi juga dimiliki Indonesia. Tambang bijih besi di Indonesia banyak terdapat di daerah Cilacap, Lampung, dan Pulau-pulau kecil sekitar Kalimantan seperti Derawan, dan Sebuku. Batu mulia, seperti intan juga bisa ditemukan di bumi Indonesia. Daerah penghasil intan terbesar di Indonesia terdapat di daerah Martapura, Kalimantan Selatan. Nikel adalah logam yang dalam penggunaannya banyak dicampur dengan besi agar menjadi tahan karat dan menjadi baja, dicampur dengan tembaga agar menjadi kuningan dan perunggu. Daerah penghasil nikel terbesar di Indonesia terdapat di Soroako, Sulawesi Selatan dan Pomala, Sulawesi tenggara.

Freeport Indonesia, Membangun Negeri Dari Papua
Freeport Indonesia, Membangun Negeri Dari Papua

Emas adalah salah satu logam yang tergolong logam mulai karena sifatnya yang tahan korosi (berkarat) dan beroksidasi. Emas juga merupakan logam berharga karena memiliki nilai komoditas dan nilai dagang yang relatif tinggi. Di provinsi Papua. dekat dengan Puncak Jaya gunung Jayawijaya, terdapat sebuah area penambangan yang bernama Tambang Grasberg. Tambang ini merupakan tambang emas terbesar di dunia. Tambang Grasberg dikelola oleh PT Freeport Indonesia. Selain emas PT Freeport Indonesia juga mengelola tambang tembaga

Freeport Indonesia, Berkontribusi demi Membangun Negeri

Lebih dari 50 tahun dan Freeport Indonesia, 51% sahamnya dimiliki pemerintah Indonesia. Keuntungan yang didapat sebagian besar menjadi sumbangsih bagi negeri maupun rakyat Indonesia, khususnya masyarakat Papua. 5 April 1967 adalah hari bersejarah bagi Freeport, dimana Kontrak karya pertama kali ditandatangani pemerintah Indonesia. Beberapa kotribusi yaitu langsung dan tak langsung

Freeport Indonesia, Membangun Negeri Dari Papua
Freeport Indonesia, Membangun Negeri Dari Papua

Pertama, kontribusi langsung terhadap penerimaan negara berupa pajak,royalti, dan dividen. Napoleon Sawai, Wakil Presiden Freeport Indonesia menyampaikan, sepanjang 1992-2014 perusahaan mengontribusi sebesar US$ 15,8 miliar terhadap penerimaan negara secara langsung. Sementara kontribusi berupa keuntungan tidak langsung senilai US$ 29,5 miliar.

Freeport Indonesia, Membangun Negeri Dari Papua
kontribusi Freeport untuk Indonesia periode 1992-2017

Kedua, kontribusi Freeport bagi masyarakat berupa keuntungan tidak langsung berupa gaji atau upah karyawan, pembelian dalam negeri, pembangunan daerah, dan investasi dalam negeri. Napoleon Sawai menambahkan, ada 27% atau sekitar yakni 30.000 warga lokal yang bekerja di PT Freeport Indonesia.

Timika, Dulu Hutan Menjadi Kota

1967, Timika masih hutan belantara. Freeport mencoba membangun infrastruktur dan melakukan pengembangan regional dan investasi dalam negeri mencapai USD 29,5 Miliar. Penduduk yang awalnya berpencar dikumpulkan menjadi satu di tahun 1970 dengan cara bersama sama dengan pemerintah membangun rumah-rumah penduduk yang layak di jalan Kamuki. Kemudian dibangun juga perumahan penduduk di sekitar selatan Bandar Udara yang sekarang menjadi Kota Timika.

Berlanjut di tahun 1971, Freeport membangun Bandara Timika dan pusat perbekalan. Selain itu, membangun jalan-jalan utama sebagai akses ke tambang dan jalan-jalan di daerah terpencil sebagai akses ke desa-desa Tahun 1972. Pembangunan fisik terus dilakukan setiap tahunnya demi memajukan Papua. Selain itu ada juga dana langsung untuk pengembangan masyarakat lokal di Papua, Freeport Indonesia menginvestasikan dana pengembangan masyarakat dalam dua bentuk.

Freeport Indonesia, Membangun Negeri Dari Papua
Freeport Indonesia, Membangun Negeri Dari Papua

Pertama, program pengembangan masyarakat yang dikelola langsung oleh perusahaan dan program kemitraan dengan Lembaga Pengembangan Masyarakat Amungme dan Kamoro (LPMAK). Ini adalah pengelola dana kemitraan PTFI bagi pengembangan masyarakat yang beranggotakan perwakilan pemerintah lokal, tokoh masyarakat Papua, pemimpin masyarakat adat Amungme dan Kamoro, dan PTFI

Kedua Pembangunan dan kesejahteraan itu, antara lain, proyek infrastruktur dan fasilitas masyarakat baik di aspek pendidikan, kesehatan, dan ekonomi.

Freeport Indonesia, Membangun Negeri Dari Papua
Freeport Indonesia, Membangun Negeri Dari Papua

Dari seluruh program ini tujuan utamanya adalah untuk mengembangkan kesejahteraan masyarakat didaerah sekitar wilayah tambang PTFI, khususnya daerah pesisir Selatan Kabupaten Mimika sebagai wujud komitmen perusahaan dalam mendukung kemajuan pembangunan daerah Kabupaten Mimika.

Freeport Indonesia, Sumbangsih Bagi Keanekaragaman Hayati Indonesia

Freeport Indonesia perduli dengankeanekaragaman hayati dengan mempertahankan hewan-hewan di Papua secara khusus kabupaten Mimika, PTFI juga telah berkontribusi dan bekerja-sama dengan berbagai pihak terkait baik Pemerintah (Balai Konservasi Sumber Daya Alam –BKSDA, Karantina, dan pemerintah setempat), lembaga swadaya masyarakat (LSM), militer dan masyarakat setempat di Kabupaten Mimika dalam upaya konservasi keanekaragaman hayati sejak dimulai kerja sama ini ditahun 2006, PTFI telah membantu melepasliarkan banyak hewan satwa dilindungi dan endemis Papua hasil sitaan maupun penyerahan suka rela oleh masyarakat.

Freeport Indonesia, Membangun Negeri Dari Papua
Freeport Indonesia, Membangun Negeri Dari Papua
  • Lebih dari 41.000 individu labi-labi moncong babi (Carettochelys insculpta) dihabitatnya berbagai lokasi dalam Taman Nasional Lorentz
  • 21 Kanguru tanah (Tylogale brunii) ke habitatnya di Taman Nasional Wasur Merauke, Papua
  • 139 burung Nuri Kepala Hitam (Lorius lorry) dan 7 burung kakatua jambul kuning (Cacatua galerita)
  • Aneka jenis ular, diantaranya 11 ular sanca hijau pohon (Morelia viridis), 20 ular piton bibir putih (Leiophyton albertisi), 1 ular boa tanah Papua (Candoia aspera) dan 1 ular sanca patola (Morelia amesthistina)
  • 2 ekor kuskus ekor tembaga dan 1 ekor kuskus totol
  • 2 ekor kasuari gelambir ganda (Casuarius casuari)
  • Beberapa reptil, seperti 3 ekor buaya air tawar Papua (Crocodylus novaguineae) dan 2 ekor kadal lidah biru (Tiliqua gigas)

Freeport Indonesia juga membangun beberapa fasilitas untuk menunjang aktifitas konservasi keanekaragaman hayati diantaranya Diorama ekosistem, Taman botani, Penangkaran Kupu-kupu, kandang transit burung dan juga laboratorium herbarium yang digunakan untuk edukasi pelajar dan mahasiswa sebahai bentuk kontribusi Freeport bagi masyarakat

Freeport Indonesia, Membangun Negeri Dari Papua
Freeport Indonesia, Membangun Negeri Dari Papua
  • Referensi
  • https://ptfi.co.id/
  • www.kompas.co.id
  • www.kontan.co.id
  • www.katadata.co.id

 

 

Post Author: Dony Prayudi

Tukang jalan dan tukang makan yang selalu menuliskan ide besar di blognya dan mengabadikan gambar lewat mata kamera

16 thoughts on “Freeport Indonesia, Membangun Negeri Dari Papua

    Putri Istiana

    (January 7, 2020 - 5:02 am)

    barru tau loh saya ternyata freeport masih mempertahankan keanekaragaman hewan dan tumbuhan, tidak semata mata bisnis ya

    areacewe.com

    (January 7, 2020 - 11:42 am)

    Papua itu seperti Wakanda. Banyak potensi di sana. Sayang akses di sana masih sulit.
    Coba deh dibuka banyak akses, fasum juga diperbanyak, yakin deh, Indonesia jadi negara maju

    Jiah Al Jafara

    (January 7, 2020 - 12:27 pm)

    Freeport sekarang sudah pro ke Indonesia. Banyak banget pembenahan dan berbeda dari zaman dulu. Semoga makin lebih baik dan bermanfaat buat masyarakat sekitar

    Pujiaman

    (January 7, 2020 - 1:59 pm)

    Kalo program CSR nyan jalan, sudah pasti bisa menghendle masyarakat sekitar untuk maju. Baik dalam hal pendidikan dan juga pengembangan masyrakat.
    Cuma yg gak asiknya, bila tidak ada pemulihan kembali area tersebut ketika habis pengoperasian freeport.

    Valentina Yosnanda

    (January 7, 2020 - 2:04 pm)

    Papa aku dulu jaman masih kecil bahkan belum lahir pernah kerja di Papua dibagian maritim. Memang Papua itu sumber kekayaan alam yang sangat luar biasa yang harus dilestarikan

    Natalia Bulan

    (January 7, 2020 - 3:40 pm)

    Semoga Freeport nggak cuma menguras emasnya ya, tapi juga jadi manfaat buat masyarakat setempat di sana.

    unggulcenter

    (January 7, 2020 - 6:31 pm)

    Menarik nih perspektif Freeport.. dulu sempat diundang sebagai blogger ke Newmont Nusa Tenggara dan Minahasa (skrg sudah jadi Amman Mineral). Belum ke Freeport nih. Kalau ada info or diundang, ajak-ajak yak hihi

    Ruli retno

    (January 8, 2020 - 2:12 am)

    Kalau liat foto2 freeport itu jadi ingat waktu dulu saya masih kerja di tambang batubara. Rute tambangnya sama saja, hanya beda hasil tambangnya saja. Memang benar, membangun negeri tidak harus di pusat ibukota, dari papua pun bisa

    Susindra

    (January 8, 2020 - 5:11 am)

    ALhamdulillah, senang rasanya membaca kontribusi CSR Freeport untuk Papua. APalagi kota Timika jadi indah banget seperti itu, ya. Juga melakukan pelestarian alam dan hayati.
    Terima kasih sudh membangun Papua. Tahun ini membangun Indonesia juga ya

    Rindang Yuliani

    (January 8, 2020 - 12:24 pm)

    Setuju sih dg tagline Freeport membangun Indonesia dari Papua. Ada banyak sumbangsih Freeport bg Indonesia. Ini sebaiknya kita manfaatkan untuk kemajuan bangsa. Agar di masa depan kita bisa menjadi negeri yang sejahtera dengan SDA kita yang melimpah.

    Ira Guslina

    (January 8, 2020 - 2:14 pm)

    Menarik sekali kisah freeport di Papua. Semoga setelah kembali ke NKRi, salah satu perusahaan ekstratif terbesar dunia ini membawa manfaat lebih nyata pada masyarakat tempatan dan Indonesia

    Farhandika Mursyid

    (January 8, 2020 - 2:33 pm)

    Memang, ya.
    Meskipun, Freeport dulunya sering dipenuhi oleh berbagai kontroversi. Kita tidak mesti memandangnya dengan sebelah mata. Pasti ada juga kebaikan yang dilakukan oleh Freeport kepada masyarakat Papua. Salut juga sama minat Freeport dalam tindakan konservasi margasatwa di tanah Papua dan juga pembangunan fasilitas penting di Papua. Semoga pembangunan ini merata juga di semua tanah Papua, bukan hanya di tempat-tempat tertentu saja. Amin.

    lendyagasshi

    (January 8, 2020 - 4:36 pm)

    Program yang dijalankan sungguh beragam dan aku harap bisa semakin berkembang untuk kebaikan warga dan lingkungan Papua.

    Kang Alee

    (January 9, 2020 - 12:13 am)

    Freeport ini emang luar biasa banget ya Kak, semoga saja makin ke sini makin bermanfaat dan makin mensejahterakan masyarakat Indonesia, terutama saudara-saudara kita di Papua.

    Stafana Charis

    (January 9, 2020 - 2:34 am)

    Banyak informasi baru yang ku dapat dari artikel ini, makin tahu soal seluk beluk freeport Indonesia

    Meli Engku

    (January 10, 2020 - 11:02 am)

    Sekarang akses pembangunan jalan sudah jauh lebih baik ya kak. Semoga kedepan papua lebih maju dari banyak sektor

Leave a Reply to Farhandika Mursyid Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *