Kaus Lawar, Oleh-Oleh Khas Pontianak

Lebaran sudah lewat tapi berbelanja masih boleh dong ya. Beberapa orang biasanya mempersiapkan diri dengan pakaian baru yang nyaman digunakan untuk berhari raya. Ada yang digunakan untuk sholat Ied ada juga yang hanya digunakan untuk jalan-jalan santai berkunjung ke handai taulan atau liburan. Baju baru sudah menjadi hal mutlak bagi beberapa orang supaya tampil lebih percaya diri di hari fitri. Nah Kaus merupakan pakaian sederhana yang menemani kehidupan sehari-hari.

India | Kaos Cinte LAWAR
India | Kaos Cinte LAWAR

Apa yang menjadi dasar memilih kaus baru? Saya akan menunjukkan bagaimana caranya memilih kaus baru. Beberapa saya selalu lakukan supaya tidak gagal mendapatkan barang sesuai dengan keinginan saya

  1. Bahan

Bahan yang nyaman tentu menjadi penting karena pakaian tersebut menempel di badan. Bahan yang menyerap keringat dan terasa “dingin” di kulit pasti selalu saya pilih. Tempelkan bahan di kulit tangan sejenek, gosok berulang dan rasakan apakah bahan tersebut bisa menyatu dengan kulit. Untuk kulit sensitif pasti harus lebih berhati-hati lagi memilih. Jangan sampai alergi terjadi. Jangan lupa juga diterawang supaya tahu apakah bahan ini terlalu tipis.

  1. Jahitan

Saya suka mengecek beberapa bagian dari pakaian. Apakah jahitannya sudah rapi atau malah ada yang brodol. Apakah obras pinggir bahan rapi atau jangan-jangan benangnya mencuat kemana-mana. Meneliti apakah ada jahitan yang lepas terutama di bagian ketiak, leher serta bagian bawah kaus. Harus terjahit rapi dan obrasnya juga rapi,

  1. Kelenturan

Saya lebih suka bahan kaus yang lentur dan nyaman ketimbang bahan yang keras dan membentuk tuh. Walaupun biasanya ada kelemahannya yaitu gampang kusut dan melar tapi menurut saya lebih nyaman digunakan sehari-hari. Lebih hati-hati saja saat mencucinya. Jangan terlalu kencang mengucek atau menyikat kaus supaya tidak rusak. Perlahan namun pasti. Jangan direndam deterjen terlalu lama.

  1. Ukuran

Jangan coba-coba mengakali masaah ukuran. Jika terlalu kecil biasanya justru akan terlalu sesak digunakan. Bukannya terlihat bagus malah seperti “lontong” yang dibungkus dengan ketat dan rapat agar berasnya tidak bocor ke luar. Pilihnya yang sesuai ukuran tubuh. Jangan terlalu besar atau terlalu kecil. Jangan bohongi diri sendiri mengenai ukuran tubuh.

  1. Warna

Jika berkulit putih, semua warna akan cocok saja digunakan tubuh. Namun jika berkulit gelap maka pilihan warna yang bisa dipilih akan lebih sedikit. Biasanya tidak banyak desainer kaus yang berani menyediakan warna-werna terang karena banyak yang tidak percaya diri untuk menggunakannya. Saya sendiri menggunakan warna-warna terang hanya untuk even tertentu saja.

  1. Gambar dan desain

Saya paling suka dengan desain yang unik dengan gambar-gambar yang menarik. Biasanya tulisan dengan karakter yang unik akan membuat kaus semakin “outstanding”. Biasanya kaus bertema di jual sebagai oleh-oleh jika bertndang ke satu daerah. Pernah mendengar mengenai brand lokal Kalimantan Barat bernama LAWAR? Tulisan dan gambarnya lucu dan penuh arti. Biasanya ada desain khusus yang dikeluarkan setiap musimnya. Ada edisi oplet/angkot, ada edisi kesultanan Pontianak. Kalimat-kalimat nyeleneh dalam bahasa Pontianak yang juga seru.

Saya sendiri sudah menggunakan produk kaus lokal LAWAR beberapa item. Bahannya nyaman dan pengerjaannya rapi serta desainnya juga unik. Kaus dari LAWAR yang sangat identik dengan kota Pontianak Kota Bersinar. Bisa dijadikan buah tangan saat berwisata ke tanah khatulistiwa ini dengan harga yang reasonable. Lengan pendek hanya Rp 90.000 dan lengan panjang di harga Rp 120.000,- Masih banyak item lain seperti topi dan sendal sebagai brand new yang coba di usung.

Sebagai orang Pontianak saya jelas mendukung clothing lokal LAWAR sebagai salah satu ciri khas buah tangan khas Pontianak Kota Bersinar. Silakan mampir ke store LAWAR Bajuk e budak Pontianak. Oleh-Oleh aseli Pontianak. TERAS LAWAR: JL. URAI BAWADI NO 13B1, PONTIANAK Line @cintelawar dan cek koleksi terbaru di Katalog IG @teraslawar. www.facebook.com/cintelawar

Post Author: Dony Prayudi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *