Memiliki ASUS-All-In-One V230IC, asisten dan alat perang untuk bekerja

Zaman sekarang kalau hanya mengandalkan bekerja pada perusahaan saja biasanya dirasa kurang. Solusinya harus punya usaha sendiri. Banyak juga yang masih takut memulai sehingga sistem kerjanya masih seperti bunglon. Setengah setengah! Artinya setengah waktu jadi pegawai kantoran setengah waktu jadi wirausahawan. Keduanya pasti memakan ekstra tenaga dan waktu tidak sedikit tapi memang untuk memulai sesuatu biasanya ada zaman peralihan yang mesti dilewati.

Vivo-AiO-V230IC | www.asus.com

Mencoba usaha baru dan mulai merintisnya bearti membuka pintu rejeki untuk mendapatkan penghasilan. Tapi bagaimana memulai bisnis yang baik dan benar. Saya mencoba menuliskan apa yang ada di dalam otak saya.

Memilih Usaha yang Kekinian

Sebagai pengusaha yang baru merintis saya tidak berani mengambil resiko bisnis dengan modal besar dengan barang baru yang belum tentu laku. Lebih baik memilih bisnis dengan pasar yang jelas dan juga sesuai dengan passion pribadi.

Pilihan bisnis yang paling cocok adalah bidang kuliner. Bisnis yang berkembang pesat ini menghadirkan banyak sekali bisnis makanan secara online. Semuanya bisa di pesan lewat internet, penjual dan pembeli tidak pernah bertemu. Hanya kurir yang hilir mudik mengantarkan pemesanan. Fisik uang sudah tidak digunakan lagi hanya dana yang mengalir dari satu akun bank ke akun lainnya. Semuanya serba cepat karena tidak perlu sms atau telepon apalagi ketemuan, cukup lewat chating di Line, BBM dan WA.

Saya sudah punya bisnis offline dan saya beri nama Nasi Pedas Nyonyah Lamberdos. Awalnya di jual offline dengan cara menjual sendiri dan menitipkan di warung-warung yang sudah bekerja sama. Harganya Rp 10.000. Nasi dengan tumisan sayuran, bihun goreng, kering tempe, telur dan suwiran ayam semur baru kemudian di siram cabe super pedas. Inilah yang membedakan nasi bungkus daun pisang ini dengan yang lainnya. Makin ke sini usaha yang sudah berjalan 3 bulan ini mulai menunjukkan hasil dan ternyata banyak yang menggemari cabe nya saja.

Permintaan pasar ini segera saya respon, cabe Nyonyah Lamberdos punya daya tarik dan sesuai dengan selera pasar. Saya sendiri ingin mencoba peruntungan dengan menjual sambal botolan yang punya rasa pedas yang menggelegar. Aih, Sedapnya bisnis dari keringat orang lain! Selain rasa yang musti sedap, pelayanan yang cepat tanggap dan tentu saja desain kemasan yang harus kece dan menggugah mata untuk mencoba mencicipi. Saya mulai mencoba mengemasnya dalam botol kaca plus logo yang saya rancang.

Tidak gampang memang mewujudkan sebuah bisnis start up, perlu dukungan dari berbagai faktor dan sisi. Semuanya seperti pondasi yang harus tersusun rapi dan menjadi kerangka suatu bisnis. Apalagi bisnis yang berhubungan dekat dengan teknologi seperti ini.

Pendukung Bisnis Start Up Sambal Online

Pendanaan tentu menjadi salah satu faktor yang penting dan menjadi hal yang perlu dipikirkan dengan matang. Besarnya investasi tentu akan mempengaruhi pergerakan bisnis dan bagaimana ketahanannya terhadap berbagai hantaman krisis. Bagi yang baru coba-coba, saya sarankan untuk bersama teman yang punya satu visi dan misi dalam bisnis. Dua atau tiga orang sudah cukup asal punya level serius yang sama.

Teknologi juga jadi hal penting. Karena ini bisnis online yang terkait dengan alat bantu elektronik tentu harus memiliki peralatan yang mumpuni dan bisa mengakomodir semua kebutuhan. Mulai dari kebutuhan desain, jual menjual sampai transfer dana. Tentu harus ada komputer yang mempuni. Saya punya pilihan tersendiri untuk itu, Asus V230IC with Intel Core i5 Processor .

Kenapa memilih Asus V230IC dengan Intel Core i5 Processor ? Sederhana saja, komputer ini punya kemampuan yang saya butuhkan dan tentu harganya sesuai dengan kantung pebisnis pemula seperti saya.

Simpel dan Anti Ribet

Saya belum punya ruangan kerja yang besar, menggunakan satu ruangan kecil di rumah berukuran 2 x 3 Meter, bertumpuk dengan barang-barang lain. Filosofi desain Asus yang hemat ruang sehingga membuat saya lega untuk bekerja. Estetika juga jadi perhitungan untuk desain ini sehingga mampu membuat suasana lebih nyaman. Asal tahu saja. All-in-One ASUS ini terinspirasi dari desain terkenal karya seni yang anggun. Dirancang dengan metal, engsel unik terpahat indah di V230IC.

Kinerja Cepat yang Optimal

Sudah ada prosesor generasi ke 6 prosesor Intel® Core ™ i5 terbaru membuat lebih hemat konsumsi energi namun performanya optimal. Aplikasi berjalan mulus dan mampu menjalankan multitasking dengan baik. Saya yakin, tidak ada masalah jika saya surfing di internet sambil mendesain logo dan mengedit foto. Asus All-in-One PC V230IC juga sudah membenamkan grafis premium grafis NVIDIA® GeForce 930 m untuk kinerja lebih cepat. Testimoni video pelanggan bisa di edit lebih cepat. Berbagi foto dagangan dengan kualitas maksimal untuk calon pembeli bukan masalah. Jika lelah, saya bisa bermain games dengan animasi yang halus.

Semua di Ujung Jari

Inovasi ASUS All-in-One PC Series memang tidak perlu diragukan lagi. Termasuk layar sentuh yang bisa di sentuh 10 jari bersamaan. Ada pula Pinch-to-zoom, berselancar di web, melihat gambar dan melihat video semuanya di ujung jari. Layar sentuhnya juga akurasi yang luar biasa apalagi dengan OS Windows 10 membuat semuanya mudah di kontrol. Pasti pengalaman yang didapatkan sungguh berkesan. Touchscreen yang halus dan responsif dengan berbagai sentuhan, scrolling dan semua gerakan jadi lebih cepat, intuitif dan responsif. Tambahan menyenangkan kita bisa bereksplorasi dengan pena stylus untuk menggambar dan menulis. Ini cara baru dalam memanfaatkan PC. Tidak sabar untuk mencobanya!

Port Super Canggih dan Cepat

Yang baru dari ASUS All-in-One PC Series adalah USB 3.1 yang dapat mentransfer data lebih cepat dari yang sebelumnya. Lebih cepat 2x dari USB 3.0. Ada pula koneksi wireless dengan teknologi Dual-band 802.11ac ultra cepat sehingga dapat terkoneksi dengan kecepatan 867 Mbit / s, menyerupai secepat jaringan kabel. Tidak hanya USB 3.1 dan WiFi Dual-band 802.11ac ultra cepat tapi juga ada HDMI output port yang bisa menghubungkan HDTV yang mampu mentransmisikan sinyal audio dan video sekaligus sehingga memunculkan visual yang lebih bagus dan sempurna.

NFC mempemudah kerja dan bisnis

Mengambil foto dengan kamera mirrorless atau DSLR yang sudah memiliki teknologi NFC. Ini membuat pekerjaan semakin mudah. Mentransfer foto dan video antar perangkat cukup menekan perangkat NFC-enabled ASUS All-in-One PC V230IC. Data segera berpindah dan tersimpan rapi di PC Dekstop. Selain itu Aplikasi yang sering digunakan dapat di buat shortcut. Bagi saya aplikasi editing video, akses ke jejaring sosial dan pemutar musik penting untuk di buat shortcut. Bekerja sembari online menjual barang dagangan pasti menyenangkan. Teknologi baru ini membuat pengguna tidak perlu susah untuk log in langsung ke Windows tanpa harus memasukkan password. Mengaktifkan ASUS V230IC nirkabel dengan sentuhan sederhana dari perangkat berkemampuan NFC.

Wajib Punya

Memiliki ASUS-All-In-One V230IC artinya memiliki asisten dan alat perang untuk bekerja. Desainnya yang ramping dan elegan serta performa yang luar bisa membuat All-in-One ASUS ini memang harus jadi barang wajib punya bagi pengusaha yang baru merintis seperti saya. Dengan harga mulai dari Rp 10.499.000,- dan sudah bisa didapatkan di pasar Indonesia.

Dengan menggunakan Asus-All-In-One V230IC bearti kita sudah berada di jalur yang benar untuk memulai bisnis start up. Memulai dengan sesuatu yang baik untuk hasil yang optimal. Kini bisnis di mulai dalam genggaman bersama Asus-All-In-One V230IC

Post Author: Dony Prayudi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *