Meningkatkan #Cari_Aman Bersama Formagama Balek Kampong

Pada hari Jumat tepatnya 8 Januari 2021 Astra Motor Kalimantan Barat melakukan edukasi safety riding kepada SMA N 3 Pontianak. Bersama Formagama balek kampung dengan tema “Be The Change Maker and Choose Your Colour” kepada SMA N 3 Pontianak mendapat edukasi safety riding dari Astra Motor Kalimantan Barat dan informasi lebih untuk siswa yang akan belajar ke jenjang yang lebih tinggi.
Sosialisasi yang dilakukan Formagama Balek Kampong merupakan kegiatan yang memberikan padangan luas terhadap siswa/I SMA yang akan melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi, selain memberikan informasi terkait universitas rekomendasi, Astra Motor Kalimantan Barat juga berperan dalam sosilalisasi ini dengan melakukan edukasi safety riding kepada siswa/I SMA N 3 Pontianak.
Edukasi Safety Riding yang diberikan ialah berkendara yang aman saat musim hujan yang disampaikan oleh Prastya Agusta selaku Instruktur Safety Riding Astra Motor Kalimantan Barat. Banyak keseruan didalamnya, dari mulai sesi tanya jawab bersama mahasiswa Universitas Gajah Mada, dan Juga Siswa/I SMA N 3 Pontianak.

Antofany Yusticia Ahmadi selaku Safety Riding Manager Astra Motor Kalimantan Barat mengungkapkan edukasi safety riding perlu diberikan kepada siswa sma untuk membuat mereka perduli terhadap keselamatan diri sendiri dan orang lain, “Kami Astra Motor Kalimantan Barat akan selalu melakukan edukasi safety riding kepada masyarakat di Kalimantan Barat dengan memberikan informasi yang seru dan nyaman serta mudah dipahami oleh masyarakat, agar masyarakat perduli akan keselamatan dirinya sendiri dan keselamatan orang lain” Tuturnya.

ada beberapa faktor krusial untuk dilakukan pengecekan umum yang disebut dengan syarat teknis untuk menunjang safety riding. Pada bagian ini, pengecekan dilakukan mulai dari senteran lampu, klakson, spakbor atau fender, pengereman, roda, knalpot, suspensi, plat nomor, kemudi, spidometer dan kaca spion. Semua komponen tersebut adalah wajib tersedia pada motor.

Pada bagian lampu, pengecekan keseluruhan harus dilakukan. Di antaranya lampu jauh, lampu dekat, lampu sein, lampu senja, lampu belakang, lampu stop, lampu untuk plat belakang dan reflektor belakang. Lampu-lampu adalah syarat mutlak untuk melakukan perjalanan jauh, apalagi jika mudik dilakukan pada malam hari.Kemudian penggunaan klakson juga tidak boleh berlebihan. Lantaran ada juga beberapa pemotor yang sengaja menggunakan klakson dengan desibel yang cukup besar. Sehingga membuat pengendara lainnya bisa kaget. Baiknya memang menggunakan klakson standar untuk motor agar juga bisa berempati dengan pemotor lain di jalan raya.

Bagian yang juga harus diperhatikan adalah spakbor atau fender. Lantaran peranti ini berfungsi sebagai pelindung dari debu atau lumpur yang terlempar dari alur ban. Kemudian bagian pengereman yang juga berhubungan langsung dengan lampu belakang. Sinkronisasi perlu diperhatikan, jangan sampai lampu belakang belum menyala ketika tuas rem sudah ditekan.

Bagian yang wajib dipehatikan adalah bagian roda, termasuk velg dan as dan karet as. Lalu melakukan pengecekan pada fungsi knalpot dan suspensi. Jika salah satunya tidak lagi optimal, lakukan perawatan ringan. Kemudian fungsi panel-panel spidometer juga harus normal. lakukan pengecekan pada kaca spion. Pastikan dudukannya kokoh, agar kaca spion tidak berubah posisi ketika diterpa angin dari depan.
ada beberapa hal lain yang harus diperhatikan. Diantaranya menurut Jusri meliputi pola antisipasi dari pengemudi. Pertama, jika tanda-tanda keletihan mulai terasa segera berhenti dan beristirahat.
Kedua, antisipasi kesalahan orang lain baik itu dari depan, belakang, kiri, dan kanan dengan mengerti apa yang orang lain akan lakukan. “Jangan gegabah dalam mengambil keputusan karena kecelakaan bukan hanya dari kelalaian diri kita. Tapi justru kelalaian dari orang lain,” Jusri menambahkan.
Ketiga, antisipasi ancaman dari belakang. Jusri mencontohkan ketika ada lubang di depan kita, antispasi dengan melihat spion. Apakah di belakang ada kendaraan lain, jika dipastikan aman kita bisa menghindari lubang atau lakukan pengereman.
Keempat, ketika melakukan perjalanan mudik saat hujan otomatis jalan menjadi licin yang menyebabkan traksi pada ban berkurang. Antisipasi dengan lakukan akselerasi secara halus, juga bermanuver ke kiri dan kanan dengan sudut yang landai agar tidak tergelincir.
Kelima, siapkan rute mudik dengan mencari jalur alternatif. Karena volume kendaraan di jalur utama sangat banyak yang berpeluang tingkat kecelakaan tinggi.

Post Author: admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *