Tree Planting di Kuching Wetlands membuka acara Rainforest World Music Festival

Pagi ini Rainforest World Music Festival kembali di buka dengan tree planting yang menjadi ciri khas setiap acara yang dilakukan oleh Sarawak Tourism Board. Kali ini mengambil lokasi di Sarawak Wetland yang merupakan sebuah kawasan hutan mangrove. Penanaman pohon ini sudah berlangsung sejak 2011 dan paling tidak ada 1000 pohon yang sudah di tanam dalam kegiatan tree planting. Acara ini di inisiasi oleh Sarawak Tourism Board, kementerian kehutanan Sarawak.

Rainforest World Music Festival
Rainforest World Music Festival

Berjarak sekitar 15 kilometer dari pusat kota Kuching dan sekitar 5 kilometer dari Damai beach, Santubong. Ada sekitar 6,610 hektar mencakup Sibu laut dan sungai Salak. Banyak sungai kecil berair payau yang saling terhubung satu dengan yang lainnya dan bermuara pada dua sungai besar. Kuching wetland berada di tengah muara ini.

Beberapa hewan liar juga ada di lokasi ini seperti monyet proboscis, monyet macaque berekor panjang, monyet daun perak, kadal monitor, buaya muara, beberapa burung dan tentu juga lokasi ini merupakan tempat berkembang biak udang dan ikan.

Angelina Bateman selaku Sarawak Tourism Board events and corporate relations director mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap ekologi dan dunia konservasi sehingga Sarawak tetap terjaga keberagaman flora dan fauna sesuai dengan tujuan diadakan Rainforest Music Festival yang menyatukan keberagaman musik dunia, nyanyian, tarian dan alam.

Datok Ik Pahon Payik selaku CEO Sarawak and Tourism Board juga menyatakan bahwa menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab bersama untuk masa depan yang lebih baik. Menjaga kelestarian lingkungan bearti memberikan kesempatan anak cucu untuk melihat flora dan fauna yang beragam.

Setelah di buka seluruh awak media dari berbagai Negara dan penampil yang mengisi acara melakukan penanaman di area Kuching wetlands dengan membuat lubang di tanah berpasir dan kemudian memasukkan tanaman mangrove dan kemudian mengikatkan ke batang bambu yang sudah disiapkan oleh panitia. Setelah selesai penanaman kemudian seluruh awak media dan pengisi acara kembali menuju damai beach untuk mempersiapkan diri untuk acara selanjutnya. Paling tidak ada sekitar 200 pohon yang di tanam oleh 100 peserta yang datang ke lokasi ini.

Rainforest world music festival sendiri akan dilangsungkan di Sarawak Cultural Village dari tanggal 5 hingga 7 Agustus 2016.

 

Post Author: Dony Prayudi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *