Honda BeAT Day Menjadi Seru Dengan Perduli Sesama

Pada hari kamis tepatnya tanggal 28 Oktober 2021 Astra Motor Kalimantan Barat bersama Komunitas BeAT Pontianak melakukan kopdar yang dinamakan dengan Honda BeAT Day di Warkop Upnormal. Honda BeAT Day ini memiliki konsep yang seru dengan adanya bakti sosial kepada puskesmas-puskesmas yang ada di Pontianak.
Honda BeAT Day menjadi acara yang seru dengan mengundang komunitas Honda BeAT untuk kopdar dan juga berbagi dikala pandemi dengan memberikan APD kepada puskesmas-puskesmas yang ada di Pontianak.

 

Bertujuan untuk membantu sesama komunitas BeAT memberikan APD kepada Puskesmas Tambelan Sampit dan Puskesmas Siantan Hilir. Taufik selaku ketua Genk BeAT Pontianak mengungkapkan dengan adanya acara Honda BeAT Day ini Genk BeAT memiliki kegiatan-kegiatan yang bermanfaat kepada masyarakat.” Genk BeAT selaku Komunitas motor BeAT di Pontianak. Dengan adanya acara Honda BeAT Day ini komunitas memiliki kegiatan yang bermanfaat untuk masyarakat.”, Tuturnya.

Antofany Yusticia Ahmadi selaku Manager Marketing Astra Motor Kalimantan Barat Mengungkapkan dengan acara ini kami mengajak komunitas Honda untuk tetap perduli dengan sesama dan kami akan selalu mensupport kegiatan-kegiatan yang bersifat positif.”Kami selaku Astra Motor Kalimantan Barat selalu mensupport kegiatan-kegiatan Komunitas Honda yang bersifat positif.”, Tuturnya.

Pertama kali diperkenalkan di Indonesia pada tahun 2008, Honda Beat mampu menjadi model skutik terlaris di tanah air. Untuk mempertahankan posisinya, PT Astra Honda Motor (AHM) terus berkembang, hingga akhirnya Beat eSP lahir pada tahun 2016 dan dilengkapi dengan teknologi terkini. Skuter ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan konsumen. Nah, kali ini Oto.com sedang mempelajari apa saja kelebihan dan kekurangannya, sehingga bisa menjadi referensi bagi Anda yang ingin membeli.

Keunggulan

Honda BeAT eSP memiliki banyak varian: Sporty CW (cast wheel), CBS (combined brake system) dan CBSISS (idling stop system). Masing-masing menawarkan keunggulan yang berbeda, sehingga dapat disesuaikan dengan kebutuhan pelanggan.

Varian terendah, Sporty CW tetap sederhana. Namun memiliki tampilan yang kokoh berkat penggunaan pelek silang. Sedangkan CBS memastikan kemampuan menghentikan putaran mesin lebih stabil. Soalnya, fitur ini memungkinkan pengemudi mengerem kedua roda melalui tuas rem tunggal.

Juga, CBSISS, varian ini lebih canggih. Selain memastikan performa pengereman yang optimal, ISS dapat memaksimalkan performa penghematan bahan bakar. Memang, fungsi ini memungkinkan pembakaran berhenti ketika mesin berhenti dalam waktu tertentu. Kemudian hidupkan kembali saat Anda perlu memutar throttle. Mengurangi waktu kerja mesin pasti akan mengurangi konsumsi bahan bakar.

Opsi di atas dipecah berdasarkan warna. Sedangkan untuk varian warna CW: Dance White dan Hard Rock Black, CBSISS: Electro Blue Black, Fusion Magenta Black, Soul Red Black dan CBSISS: Fun Red White, Garage Black, Techno Blue White. Pilihan yang beragam ini tentunya akan memberikan kepuasan tersendiri bagi konsumen karena mereka dapat memilih sesuai dengan seleranya.

Masalah desain, Mengalahkan eSP kecil. Meski begitu, tampilannya tetap cocok untuk semua pengendara. Ukurannya panjang 1856 mm, lebar 666 mm, dan tinggi 1068 mm. Setup ini memiliki keunggulan, Beat lebih mudah bermanuver alias lincah. Cocok digunakan di perkotaan dengan kondisi jalan yang padat. Meski begitu, skutik ini bisa dibawa bertualang seharian karena kenyamanannya.

Jantung mekanis Beat eSP dirancang oleh Honda untuk menghemat bahan bakar. Dengan kapasitas silinder 108,2 cc dengan diameter stroke 50×55.1mm, skutik andalan Honda ini mampu menempuh jarak yang cukup jauh. Hal ini didasarkan pada pengujian yang dilakukan oleh pabrikan yang memiliki penunjukan sayap unik menurut metode ECE R
Hasilnya, penguji yang menggunakan fungsi ISS mendapatkan 59 km/l (Euro3) dan 63 km/l (Euro2). Sedangkan tanpa ISS mencapai 55 km/l (Euro3) dan 57 km/l (Euro2).

Post Author: admin

Leave a Reply

Your email address will not be published.