Mengajak Komunitas Untuk Tetap Cari Aman

Pada hari Kamis tepatnya 19 Agustus 2021 Astra Motor Kalimantan Barat melakukan edukasi safety riding kepada komunitas Vario Owner Club Pontianak. Memberikan edukasi safety riding bagaimana agar cari aman dikalangan member Komunitas, dengan tema mengenal jenis-jenis standarisasi helm banyak dari peserta yang turut ikut dalam berdiskusi dengan seru terkait keselamatan berkendara hingga penyampaian pendapat mereka terhadap keselamatan berkendara.

Mengajak Komunitas Untuk Tetap Cari Aman
Mengajak Komunitas Untuk Tetap Cari Aman

Sosialisasi yang dilakukan Astra Motor Kalimantan Barat merupakan kegiatan yang memberikan padangan luas terhadap komunitas terkait keselamatan berkendara, yang sedari awalnya diantara mereka menganggap bahwa menggunakan riding gear membuat gerah, susah bergerak hingga tidak keren dirubah pandangannya bahwa menggunakan riding gear itu aman dan keren atau Safety and Style.

Edukasi Safety Riding yang diberikan ialah dengan tema mengenal jenis-jenis standarisasi helm yang disampaikan oleh Prastya Agusta selaku Instruktur Safety Riding Astra Motor Kalimantan Barat. Banyak keseruan didalamnya, dari mulai sesi tanya jawab bersama peserta dan Instruktor Safety Riding Astra Motor Kalimantan Barat hingga ujian yang menunjukan kepahamannya tentang Cari Aman ketika berkendara.

Antofany Yusticia Ahmadi selaku Manager Marketing Astra Motor Kalimantan Barat mengungkapkan edukasi safety riding yang diberikan kepada peserta komunitas Vario Owner Club Pontianak untuk membuat mereka Cari Aman dengan edukasi yang bertema mengenal jenis-jenis standarisasi helm, “Astra Motor Kalimantan Barat memberikan edukasi Safety Riding kepada peserta edukasi agar mereka Cari_Aman terkait keselamatan berkendara dengan mengenal jenis-jenis standarisasi helm membuat dirinya dan orang lain tetap aman saat berkendara” Tuturnya.

Pernah kah kamu bertanya kenapa ada stiker kecil yang tertempel di bagian belakang helm motormu, atau setidaknya penasaran apa kegunaannya? Sebagai informasi, stiker tersebut adalah rating keselamatan helm yang telah melalui metode uji dan standar jaminan mutu wajib dilakukan oleh produsen helm motor.

Benar kah? Berikut ini lima tipe rating keselamatan helm yang umum dijumpai, masing-masing tipe punya karakteristik kenyamanan, gaya, dan kriteria keselamatan tersendiri. Simak ulasannya!

Helm berkualitas harus tersertifikasi DOT, atau Department of Transportation. Helm DOT harus melewati uji acak seperti yang diterapkan oleh petugas keamanan bandara atau komisi doping atlet olahraga.

Helm mana pun yang terpilih untuk diuji, harus melewati berbagai uji seperti tahan tekanan, tahan benturan, dan kualitas penglihatan. Helm yang berkualitas harus memenuhi standar yang ditetapkan DOT. Penilaian DOT hanya ada dua, yakni “lulus” atau “gagal,” meski begitu rating helm DOT kadang bisa lebih baik dibanding lainnya.
DOT adalah rating keselamatan paling dasar untuk memenuh

Mengajak Komunitas Untuk Tetap Cari Aman
Mengajak Komunitas Untuk Tetap Cari Aman

i standar helm berkualitas di seluruh dunia. Seluruh rangkaian uji DOT dilakukan oleh kontraktor independen untuk mengetahui apakah helm layak digunakan di jalan raya, lintasan balap, atau medan lumpur.

Helm ECE, atau helm yang memenuhi standar Economic Commission for Europe, harus melewati rangkaian uji yang lebih ketat dibanding helm rating DOT dan memenuhi kualifikasi minimal lebih dari 50 negara Eropa agar diizinkan digunakan di jalan raya.
Helm ECE harus menjamin tidak ada cacat produksi yang akan diperiksa oleh kontraktor independen. Kemudian, uji benturan pada kecepatan tinggi dan rendah juga dilakukan untuk mengetahui tingkat kualitas bahan dan rangka helm.

Terakhir, ECE juga mengukur jarak dan kualitas penglihatan orang yang mengenakan helm sebagai kunci standar keselamatan mereka. Jika penglihatan kita rasanya sama saja seperti mengenakan helm proyek, maka helm motor tersebut tidak lulus ECE.

Post Author: admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *